
FAQ Diet saat Liburan Natal dan Tahun Baru
Sama halnya dengan kue kering dan cookies, mengonsumsi minuman manis juga perlu untuk memperhatikan komposisi dan kandungan gula dalam sajiannya. Rekomendasi pembatasan gula <50 g dalam sehari, sehingga sangat disarankan untuk memiliki pengetahuan terkait kandungan gula dari minuman yang dikonsumsi. Mengetahui kandungan gula dalam minuman bisa dengan membaca label informasi nilai gizi, ketika akan membeli minuman coba untuk membandingkan jumlah gula pada masing-masing minuman dan pilih yang jumlah gulanya lebih rendah per sajinya, kemudian konsumsi sesuai dengan takaran saji yang dianjurkan.
Cari tahu lebih lanjut di FAQ Minuman Berpemanis
Selain minuman manis atau minuman kemasan, minuman beralkohol juga menyumbang asupan gula yang berarti juga dapat meningkatkan asupan kalori harian. Minuman beralkohol direkomendasi untuk dikonsumsi satu sajian per hari untuk perempuan dan dua sajian per hari untuk laki-laki. Adapun standar satu sajian yang dimaksudkan adalah 350 ml bir dengan kadar alkohol 5%, 150 ml wine dengan kadar alkohol 12%, dan 50 ml minuman dengan 40% kadar alkohol (80-proof) seperti vodka. Namun perlu untuk diingat, tidak ada minuman beralkohol yang lebih aman atau lebih sehat dibandingkan minuman beralkohol lainnya, alkohol tetaplah alkohol sehingga sebaiknya dikonsumsi sesuai rekomendasi, jika Anda memang memilih untuk mengonsumsinya.
Artikel Rekomendasi

Tips Menghindari Kalap Saat Buka Puasa

Pentingnya Menjalankan Diet yang Disesuaikan Untukmu (Personalized Diet)

Apa Itu Diet Detoks dan Perlukah Diikuti?

Penurunan Berat Badan yang Aman Itu Seberapa Banyak?

Yuk, Kenali Alasan dan Cara Mengatasi Berat Badan Stuck (Fase Plateau)
Topik Lainnya
