Fakta Gizi dan Kesehatan Tentang Kurma

Sumber gambar: Freepik

Ada berbagai kebaikan di dalam kurma, maka tidak mengherankan jika buah kurma disunnahkan sebagai makanan berbuka puasa. Abu Dawud dan Ahmad meriwayatkan hadits berbunyi “Nabi Muhammad SAW biasa berbuka dengan Rutab (kurma basah), jika tidak ada dengan Tamer (kurma kering), jika tidak ada, beliau meneguk beberapa teguk air.”

Berbagai penelitian menunjukkan berbagai kebaikan dalam kurma, yaitu:

  1. Kurma mengandung zat anti-inflamasi (zat untuk melawa peradangan tubuh).1 Zat tannin di dalam kurma merupakan zat anti-inflamasi.2 Kandungan proantocyanidin, flavonoid, polifenol, beta-karoten, dan selenium dalam kurma dapat berkontribusi dalam efek anti-inflamasi.1
  1. Kurma mengandung zat antioksidan.1 Kandungan antioksidan dalam kurma sangat tinggi, terutama senyawa fenolat dan karotenoid.3
  1. Kurma adalah sumber energi yang baik.3 Kurma segar memiliki daging buah yang lunak dan mudah dicerna. Kurma juga mengandung gula sederhana, yaitu fruktosa dan dekstrosa. Ketika dimakan, kurma dapat mengisi kembali energi tubuh dengan cepat.2 Pengembalian energi tersebut sangat penting ketika bulan puasa.
  1. Kurma mengandung zat antimutagen (zat untuk melawan perubahan DNA tubuh yang dapat memicu terjadinya kanker).1
  1. Kurma mengandung zat gastroprotektif (melindungi pencernaan).1 Kandungan serat dan asam amino dapat mendorong pencernaan, membantu pengaturan transit makanan di usus, dan melawan sembelit.3
  1. Kurma mengandung zat hepatoprotektif (melindungi organ hati).1 Aktivitas hepatoprotektif kurma dapat diakibatkan oleh kandungan selenium, antosianin, asam ferulat, asam kaffeat, quercetin, beta karoten, proantocyanidin, dan luteolin.1
  1. Kurma mengandung zat nefroprotektif (melindungi sel saraf).1 Kandungan mineral dalam kurma, terutama kalium membuatnya menjadi makanan penting untuk mengatur sistem saraf yang sehat.2,3
  1. Kurma mengandung zat anti-kanker.1 Kandungan serat yang kaya di dalam kurma dapat mengikat zat kimia penyebab kanker di usus besar lalu dikeluarkan ketika buang air besar.2
  1. Kurma mengandung zat pemicu aktivitas imun.1 Kandungan selenium di dalam kurma merupakan zat yang penting bagi fungsi imun.2
  1. Kurma dapat menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular). Kurma mampu menurunkan kadar kolesterol jahat (kolesterol LDL), sehingga menurunkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.3 Kalium yang terkandung dalam kurma merupakan mineral penting yang diperlukan tubuh untuk menjaga pergerakan otot yang baik, termasuk otot jantung. Selain itu, kalium dalam kurma juga menjadi komponen sel dan cairan tubuh yang penting untuk membantu mengatur tekanan darah dan detak jantung. Kurma juga tidak mengandung sodium (komponen dalam garam) dan kolesterol. Setiap faktor tersebut penting untuk mengurangi risiko penyakit jantung.2
  1. Vitamin dan mineral dalam kurma membantu tubuh menghasilkan hemoglobin (bagian dalam sel darah merah yang berperan membawa oksigen dan membawanya ke jaringan dan paru-paru).2

Setelah mengetahui banyaknya manfaat kurma, maka yuk kita berbuka puasa di awal dengan buah “ajaib” tersebut. Tetap perhatikan porsi, makan secara perlahan, dan konsumsi air putih ya.

Editor: Rifqah Indri Amalia, S.Gz, M.Sc

Referensi:

  1. Tang ZX, Shi LE, Aleid SM. Date fruit: chemical composition, nutritional and medicinal values, products. J Sci Food Agric 2013; 93: 2351–2361.
  2. Jain SM. Health Benefits of date palm: phytochemicals and their functions. Helsinki, 2013.
  3. Sassi C Ben, Talbi W, Ghazouani T, Amara S Ben, Fattouch S. Date palm. In: Jaiswal AK (ed). Nutritional Composition and Antioxidant Properties of Fruits and Vegetables. Academic Press: Massachusetts, 2020, pp 681–694.