FAQ
Durasi Mencapai Penurunan Berat Badan (BB)

Dijawab oleh Ahli Gizi Dietela
Ulfa Teni Safira, S.Gz

Durasi diet akan mempengaruhi hasil diet, lho. Ketika melakukan diet yang tepat maka goalnya bukan hanya tentang berat badan yang turun, tetapi juga perbaikan komposisi tubuh (massa lemak dan lemak viseral berkurang, massa otot terjaga atau bertambah) dan hasil laboratorium. Untuk sampai ke penurunan berat badan disertai dengan perbaikan komposisi tubuh dan hasil laboratorium, maka perilaku sehatnya perlu dijadikan kebiasaan (habit) sehingga butuh waktu minimal 3-6 bulan. Mungkin saja menurunkan melakukan diet selama satu bulan, tetapi hasilnya tidak bisa dipukul rata sama bagi setiap orang. Oleh karena itu, sesuaikanlah durasi diet dengan kebutuhan dan goalmu.

Pada umumnya penurunan berat badan sebanyak 0.5 – 1 kg selama satu minggu sudah dikatakan baik kok. Akan tetapi, angka tersebut tidak saklek, bisa kurang ataupun lebih dari 0.5-1 kg tergantung dari kondisi tubuh saat ini dna cara diet yang dijalankan. Untuk penurunan berat badan yang bertahan jangka panjang, maka perlu dilatih juga perilaku hidup sehatnya menjadi sebuah kebiasaan atau habit, sehingga disarankan minimal 3 bulan untuk melakukan diet.

Sebetulnya kamu boleh menentukan ingin melakukan penurunan berat badan secara singkat ataupun bertahap. Akan tetapi, kedua metode tersebut perlu didampingi oleh ahli gizi, khususnya untuk penurunan berat badan singkat, perlu dilakukan dengan hati-hati dengan cara dipantau secara ketat dan intensif oleh ahli gizi, jangan sampai malah berisiko kekurangan zat gizi dan malnutrisi. Sementara, penurunan berat badan secara bertahap cenderung lebih nyaman bagi klien. Artinya, silakan sesuaikan metode diet dengan kondisi, kebutuhan dan goal kamu asalkan sudah berkonsultasi dengan ahli gizi. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana agar berat badan tidak yo-yo setelahnya. Kamu bisa baca di sini Selesai Diet, Berat Badan Naik Kembali? Kenapa ya? | Dietela untuk tahu lebih lanjut mengenai kenaikan berat badan setelah “berhenti” diet.

Beberapa dampak negatif yang sering muncul ketika menjalankan penurunan berat badan secara singkat adalah dehidrasi, lemas, pusing, rambut rontok, konstipasi dan penurunan massa otot. Selain itu, hubungan kamu dengan makanan juga dapat menjadi tidak baik karena tidak jarang metode penurunan berat badan singkat sangat restriktif terhadap makanan, atau dalam kata lain banyak pantangan dan hanya memperbolehkan makanan, minuman atau olahan tertentu saja secara berulang-ulang. Akibat dari diet yang restriktif adalah munculnya craving berlebihan dan sulit memiliki kontrol diri terhadap makanan atau minuman. Oleh karena itu, jika memang kamu perlu melakukan penurunan berat badan secara singkat, maka wajib untuk didampingi oleh ahli gizi agar menu makan tetap bervariasi serta terpantau kecukupan asupan seharinya agar tidak menimbulkan dampak negatif untuk tubuh.

Untuk menghilangkan lemak, yang perlu kamu perhatikan terlebih dahulu adalah bagaimana metode diet dan olahraga yang tepat untuk fat lossnya. Durasi akan mengikuti usaha atau effort yang dijalani. Akan tetapi, penurunan 1% lemak dalam satu bulan sangat mungkin diupayakan dan aman. Dari situ, kamu bisa sesuaikan dengan target berapa % lemak yang ingin kamu hilangkan.

Secara umum, adanya penurunan 0.5 – 1 kg berat badan sudah menjadi tanda yang baik. Dari angka tersebut, tujuannya adalah perubahan komposisi tubuh, yaitu lemak tubuh dan visceral fat berkurang, serta massa otot terjaga atau malah meningkat.  Akan tetapi, kesuksesan diet tidak hanya dari berat badan, lho! Kamu juga bisa mengukurnya dari:

  • Penurunan lingkar perut
  • Keteraturan waktu makan
  • Keseimbangan komposisi isi piring makan setiap hari
  • Kemampuan memenuhi kebutuhan cairan sehari
  • Lebih rutin berolahraga
  • Bangun tidur merasa segar
  • Bentuk tubuh lebih lean dan toned
  • Baju-baju yang tadinya sempit sudah mulai nyaman kembali ketika digunakan
  • Mood dalam mode stabil dan baik

Perlu diingat dahulu bahwa hasil dapat berbeda antar individu, akan tetapi 96% klien Dietela berhasil menurunkan berat badan, 90% berhasil merubah gaya hidup menjadi lebih sehat dan 93% puas dengan layanan diet Dietela. Berdasarkan data dari para klien Dietela, semakin panjang durasi program maka besar penurunan berat badan juga semakin banyak. Berikut adalah rata-rata penurunan berat badan klien Dietela per September 2021

  • Program 1 bulan: -2% (-1.83 kg) dari berat badan awal 
  • Program 3 bulan: -4% (-3.89 kg) dari berat badan awal 
  • Program 6 bulan: -11% (-9.54 kg) dari berat badan awal 

Apabila program dijalankan dengan optimal, maka kamu dapat mencapai penurunan berat badan sebanyak 18 kg selama 6 bulan.